Beberapa Langkah Awal Hindari Perangkat dari Malware Petya

Kamis, 29 Juni 2017 - 20:19 WIB
Beberapa Langkah Awal...
Beberapa Langkah Awal Hindari Perangkat dari Malware Petya
A A A
JAKARTA - Serangan malware kembali terjadi. Diam-diam pengembang malware telah melancarkan serangan secepat kilat membuat kacau seluruh dunia yang mengakibatkan banyak korban berjatuhan.
Dalang dibalik kegaduhan ini adalah ransomware Petya jenis baru yang dideteksi sebagai Win32/Diskcoder.C.

Malware ini jika berhasil menginfeksi MBR, akan mengenkripsi keseluruhan drive. Kondisi ini semakin diperparah karena serangan dikombinasikan melalui celah keamanan EternalBlue dan EternalRomance mengeksploitasi SMB yang sebelumnya digunakan WannaCry untuk masuk ke dalam jaringan, kemudian menyebar melalui PSExec untuk menyebar di dalam jaringan.

Untuk menghindari serangan tersebut, ESET Indonesia membagikan beberapa langkah awal yang dapat dilakukan agar perangkat terhindar dari serangan malware.

Pertama, patching komputer Anda dari EternalBlue dan nonaktifkan protokol file sharing SMBv1 pada sistem dan server Windows. Kedua, karena Petya Ransomware juga memanfaatkan tool WMIC dan PSEXEC untuk menginfeksi komputer Windows walaupun sudah di-patching sepenuhnya, disarankan untuk menonaktifkan WMIC (Command Instrumentasi Windows Management Command).

Selanjutnya, langkah ketiga, Anda bisa melakukan update produk Antimalware yang Anda gunakan, pastikan memiliki fitur Antiransomware di dalamnya. Keempat pastikan fitur Network Scan selalu aktif pada antimalware Anda.

Kelima, bagi yang sudah terjangkit dengan gejala munculnya perigatan di layar monitor, matikan komputer melalui tombol power!, karena saat itu ransomware baru memulai proses enkripsi. Dengan cara ini ada kemungkinan file dapat diselamatkan karena hanya MBR yang terenkripsi.

Langkah terakhir, jika langkah di atas belum sempat dilakukan, setelah satu jam ransomware Petya ini akan mencoba me-reboot PC pengguna, yang merupakan bagian dari proses untuk mengenkripsi hardisk secara keseluruhan, proses ini disamarkan sebagai operasi CHKDSK dan memperingatkan pengguna untuk tidak mematikan komputer.

Namun, lakukan sebaliknya, segera matikan komputer melalui tombol power! sehingga ransomware ini tidak akan sempat mengenkripsi seluruh hardisk Anda.
(ven)
Berita Terkait
Ancaman Kejahatan Siber...
Ancaman Kejahatan Siber Dinilai Harus Menjadi Perhatian Bersama
Fitur Verifikasi Wajah,...
Fitur Verifikasi Wajah, Antisipasi Mitra Gojek agar Terhindar Cyber Crime
Selalu Waspada, Ancamanan...
Selalu Waspada, Ancamanan Keamanan Siber Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Ketika Anak SMK di Didik...
Ketika Anak SMK di Didik Jadi Ahli Cyber Security
9 Ancaman Siber yang...
9 Ancaman Siber yang Jadi Favorit Hacker di 2023, Mulai Game, Streaming, hingga Metaverse
Penjara di New Mexico...
Penjara di New Mexico Lumpuh Total Diserang Ransomware
Berita Terkini
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
1 jam yang lalu
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
4 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
11 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
12 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
17 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
17 jam yang lalu
Infografis
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai...
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Rampung Paling Lama Awal 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved