Norwegia Bikin Terowongan Kapal Pertama di Dunia

Jum'at, 07 April 2017 - 21:03 WIB
Norwegia Bikin Terowongan...
Norwegia Bikin Terowongan Kapal Pertama di Dunia
A A A
OSLO - Norwegia berencana membangun terowongan kapal pertama di dunia. Terowongan sepanjang 1,7 kilometer dengan lebar 36 meter akan menembus area paling sempit di Semenanjung Stad, Norwegia barat.

Terowongan tersebut memungkinkan kapal barang dan penumpang memotong Laut Stadhavet yang berbadai, dan menghindari bagian paling berbahaya dari garis pantai Skandinavia itu.

“Mercusuar Krakenes, di Selatan Stad, adalah stasiun prakiraan cuaca yang paling lebih dari satu diterpa badai, dengan frekuensi 45 hingga 106 per hari,” ujar Norwegian Coastal Administration seperti dikutip dari AFP.

Nama proyek itu adalah The Stad Tunnel atau Terowongan Stad. Lorong itu diklaim akan mampu menampung kapal pesiar dan kapal angkutan yang beratnya mencapai 16.000 ton. Proyek ini sekaligus jadi solusi lalu lintas laut selain Terusan Suez yang sudah ada lebih dulu.

Pihak Administrasi Pesisir Norwegia mengatakan, tinggi lorong akan mencapai 37 meter dan lebar 26,5 meter. Proyek ini diperkirakan akan menelan biaya 2,7 miliar krone atau sekitar Rp4,1 triliun.

Menteri Transportasi Norwegia Ketil Solvik-Olsen mengatakan, arus laut dan topografi bawah laut di pantai selatan-barat negara itu dalam kondisi bergelombang dan sangat tidak stabil.

Rencana proyek Terowongan Stad, ujar Solvik-Oslen, sudah terbayang selama bertahun-tahun. Tapi, pendanaan kini sudah siap.

”Kami sangat senang bahwa terowongan kapal sekarang akan menjadi kenyataan,” ujar Solvik-Olsen. Dengan lorong ini, waktu perjalanan antara kota di Norwegia dan kota-kota lain di kawasan sekitar akan berkurang.

Terowongan ini diharapkan akan berada di titik tersempit di semenanjung Stadlandet, di mana cuaca telah jadi kendala bagi kapal-kapal yang melintas.

Manajer proyek, Terje Andreassen, mengatakan insinyur harus meledakkan batu berton-ton untuk membangun terowongan ini. Konstruksi diharapkan dimulai tahun 2019.

Berdasarkan program tersebut, kapal-kapal berukuran kurang dari 70 meter akan leluasa masuk. Kapal yang berlayar melalui terowongan akan mendapatkan timeslots dari pusat lalu lintas untuk menghindari kemacetan Terowongan di Norwegia itu dijadwalkan bakal dibuka daripada 2023.
(wbs)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Wabah dan Agama
Sains, Wabah dan Agama
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
1 hari yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
1 hari yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
1 hari yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
1 hari yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
1 hari yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
1 hari yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved