Solusi Pembebasan Dokumen Tersandera Ransomware CryptXXX

Jum'at, 13 Januari 2017 - 09:03 WIB
Solusi Pembebasan Dokumen...
Solusi Pembebasan Dokumen Tersandera Ransomware CryptXXX
A A A
JAKARTA - Setelah merilis alat dekripsi bagi dua varian ransomware CryptXXX pada April dan Mei 2016, Kaspersky Lab kembali merilis sebuah decryptor baru untuk file yang terenkripsi oleh versi terbaru dari malware berjenis penyandera ini.

Ransomware CryptXXX diketahui memiliki kemampuan untuk menginfeksi ribuan PC di seluruh dunia sejak April 2016 dan sebelumnya memang tidak mungkin untuk sepenuhnya mendekripsi file-file yang menjadi korban dari program jahat ini. Namun, Karspersky Lab menyarankan beberapa solusi sebagai cara mencegah menginfeksi perangkat Anda.

"Saran terbaik kami bagi para korban dari jenis ransomware yang berbeda adalah jika saat ini belum ada alat dekripsi yang tersedia untuk versi malware yang mengenkripsi file Anda, jangan pernah membayar uang tebusan kepada penjahat siber. Menyimpan file korup tersebut dan bersabar - probabilitas alat dekripsi yang muncul dalam waktu dekat cukup tinggi. Kami menganggap kasus CryptXXX v.3 sebagai bukti dari saran ini. Beberapa spesialis keamanan di seluruh dunia terus bekerja keras untuk bisa membantu korban ransomware. Cepat atau lambat solusi untuk sebagian besar dari korban ransomware akan ditemukan," ujar Anton Ivanov, ahli keamanan di Kaspersky Lab, dalam keterangan resminya, Kamis (12/1/2017).

Selain itu, Anton menyarankan agar pengguna secara proaktif melindungi diri mereka sendiri sejak awal. Contohnya melakukan pencadangan data-data penting dan menginstal solusi kemanan yang lebih baik.

CryptXXX sendiri adalah salah satu keluarga ransomware yang paling aktif didistribusikan dan berbahaya. Sudah sejak lama para penjahat siber menggunakan exploit kit Angler dan Neutrino untuk menginfeksi korban dengan malware ini. Kedua exploit kit ini dianggap sebagai alat kejahatan yang paling efektif serta memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi untuk menginfeksi target.

Sejak April 2016, produk Kaspersky Lab telah mendeteksi serangan CryptXXX terhadap setidaknya 80.000 pengguna di seluruh dunia. Lebih dari setengah dari mereka berlokasi di enam negara: AS, Rusia, Jerman, Jepang, India dan Kanada.
(wbs)
Berita Terkait
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Sinyal IM3 Terus Tersambung...
Sinyal IM3 Terus Tersambung Hingga ke Pulau Kecil
Memetakan Tanggung Jawab...
Memetakan Tanggung Jawab Platform Intermediary di Indonesia
Menkomdigi Meutya Hafid...
Menkomdigi Meutya Hafid Kunker Perdana ke NTT, Cek Jaringan Internet dan Dialog dengan Pelajar
Program Donasi Internet...
Program Donasi Internet Berbagi Tanpa Batas
Berita Terkini
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
55 menit yang lalu
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
5 jam yang lalu
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
8 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
16 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
17 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
21 jam yang lalu
Infografis
Rusia Tolak Gencatan...
Rusia Tolak Gencatan Senjata sebagai Solusi Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved