Faktor Maraknya Serangan Cyber Ransomware di Dunia

Senin, 02 Januari 2017 - 22:17 WIB
Faktor Maraknya Serangan...
Faktor Maraknya Serangan Cyber Ransomware di Dunia
A A A
JAKARTA - Penggunaan ransomware oleh penjahat cyber sebagai salah satu ancaman paling mendesak yang dihadapi perusahaan dan organisasi di seluruh dunia. Kondisi ini diakibatkan banyak faktor.

Technical Consultant PT Prosperita – ESET Indonesia, Yudhi Kukuh mengemukakan, penyebaran manual ransomware dalam berbagai bahasa seperti dalam kasus Indonesia membuktikan bahwa ransomware semakin populer di seluruh dunia. "Belum lagi keberadaan ryptocurrency atau mata uang dunia maya seperti Bitcoinmemberi penjahat cyber kemudahan untuk mengambil uang tebusan tanpa bisa dilacak oleh pihak penegak hukum," ujarnya, dalam keterangan tertulis kepada SINDOnews, Senin (2/1/2017).

Dia menuturkan, pertumbuhan ransomware juga berasal dari pengakuan penjahat cyber bahwa mereka menghasilkan pendapatan yang sangat besar dengan menggunakan ransomware ketimbang cara lain, seperti dengan trojan perbankan untuk mencuri kredensial korban.

(Baca: Prediksi Ancaman Cyber 2017)

Faktor lain yang mendorong penggunaan ransomware adalah kemudahan untuk memperoleh ransomware di dunia bawah tanah atau dark web. Dalam pasar gelap dunia maya, ransomware sering diperjualbelikan oleh pengembang malware. Tapi yang paling buruk adalah RaaS atau Ransomware as a Service.

"Ransomware menjadi komoditi yang bisa digunakan oleh siapa saja, dirancang untuk mudah digunakan bahkan oleh newbie sekalipun, dengan sistem bagi hasil sangat menguntungkan bagi mereka yang mau mengoperasikan," terangnya.

Yudhi memaparkan, seiring perkembangan teknologi, ransomware yang awalnya berupa software yang digunakan untuk edukasi keamanan cyber, mengalami pergeseran tujuan. Beberapa orang melihat celah untuk mendapatkan keuntungan finansial, kejahatan cyber kini perlahan berubah menjadi Crimeware as a Service.

"Modus ini melibatkan pengembang malware yang memanfaatkan forum dan pasar gelap untuk menjual malware ke kelompok cyber criminal yang memiliki botnet atau jaringan distribusi mereka sendiri, atau menyewa dari provider lain. Hal ini memungkinkan pengembang malware fokus pada pekerjaan mereka dan mengurangi ancaman dan gangguan dari penegak hukum," jelasnya.

Perkembangan ini menghasilkan beberapa efek:

1. Mendorong persaingan antara kelompok pengembang ransomware, ini mempercepat perkembangan kecanggihan dan keandalan varian ransomware, sehingga meningkatkan dampak infeksi pada target.

2. Memberikan dorongan kepada pelaku kejahatan ransomware yang memiliki kelemahan hal teknis dan skill, karena banyak ransomware dirancang untuk mudah dijalankan.

3. Internasionalisasi, memperluas jangkuan serangan ransomware ke daerah-daerah baru atau daerah yang selama ini belum tersentuh, atau belum digarap secara menyeluruh, seperti Indonesia misalnya.

4. Pembagian tugas yang jelas antara pengembang (developer) dan penyebar malware (distributor).
(dmd)
Berita Terkait
Ancaman Kejahatan Siber...
Ancaman Kejahatan Siber Dinilai Harus Menjadi Perhatian Bersama
Marak Tuntutan Tebusan,...
Marak Tuntutan Tebusan, Serangan Pelumpuhan Website di Indonesia Melonjak 62%
Fitur Verifikasi Wajah,...
Fitur Verifikasi Wajah, Antisipasi Mitra Gojek agar Terhindar Cyber Crime
Selalu Waspada, Ancamanan...
Selalu Waspada, Ancamanan Keamanan Siber Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Ketika Anak SMK di Didik...
Ketika Anak SMK di Didik Jadi Ahli Cyber Security
9 Ancaman Siber yang...
9 Ancaman Siber yang Jadi Favorit Hacker di 2023, Mulai Game, Streaming, hingga Metaverse
Berita Terkini
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
2 jam yang lalu
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
6 jam yang lalu
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
11 jam yang lalu
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
15 jam yang lalu
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
2 hari yang lalu
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
2 hari yang lalu
Infografis
Jadwal Perempat Final...
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved