Penjualan E-Commerce Akan Tembus Rp6.999 Triliun

Selasa, 20 Desember 2016 - 05:16 WIB
Penjualan E-Commerce...
Penjualan E-Commerce Akan Tembus Rp6.999 Triliun
A A A
JAKARTA - Bisnis online telah berkembang pesat selama satu dekade terakhir, dan diprediksi akan semakin menguat karena semakin banyak orang mulai membeli segala sesuatu dari internet. Menurut riset internetretaile, penjualan e-commerce akan mencapai USD523 miliar atau setara dengan Rp6.999 triliun (estimasi kurs Rp13.382/USD) pada 2020 mendatang.

Berdasarkan data dari Bolton Consulting Group (BCG), pada 2020 diperkirakan golongan kelas menengah di Indonesia mencapai angka 141 juta orang atau sekitar 54% dari total penduduk di Indonesia.

Melihat dari data ini, sudah jelas dan bisa dipastikan bahwa potensi pasar afiliasi di Indonesia sangatlah besar. Melihat potensi penduduk Indonesia dan fenomena masyarakat yang sudah melek teknologi, Affiliate Junction (AJ) di bawah bendera perusahaan iSYNERGY Group Ltd, akan turut meramaikan pemasaran afiliasi di Indonesia.

"Kami berharap dapat lebih memperluas solusi pemasaran afiliasi dan network-nya ke berbagai negara di kawasan ASEAN, memberi solusi pemasaran inovatif kami lewat platform yang menguntungkan secara universal," ujar Founder i-Synergi yang juga CEO i-Synergi, Datuk Lawrence Theo di Jakarta, Senin (19/12/2016).

Di Indonesia, AJ dioperasikan oleh PT Inovatif Sinergi Internasional. Chief Operating Officer iSYNERGY Group Ltd, Lennon Chu juga meyakini ekspansi ke Indonesia sebagai pilihan yang tepat. "Populasi yang signifikan membuat kami percaya diri dalam menjalankan program afiliasi dibawah platform bisnis AJ yang terbukti efektif menciptakan pengusaha dan pebisnis sukses," jelasnya.

Kuartal kedua tahun 2017, iSYNERGY akan meluncurkan program smartsaver dimana pengguna dapat memilih berbagai toko online popular seperti Lazada, Matahari Mall, Blibli, Zalora, Berrybenka dan e-commerce lainnya dan mendapat reward berupa cashpoint setiap melakukan transaksi pembelian melalui smartsaver.
(ven)
Berita Terkait
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
Waspada, Social Commerce...
Waspada, Social Commerce Bakal Digerus AI Commerce
Ipsos 2025 Membedah:...
Ipsos 2025 Membedah: Bagaimana UMKM dan Brand Lokal Berjuang di Arena E-Commerce?
ABC Berdayakan Para...
ABC Berdayakan Para Ibu Melalui Social Commerce
Ganjar Pranowo Komentari...
Ganjar Pranowo Komentari Social Commerce TikTok Shop, Apa Bedanya dengan Ecommerce?
Terkuak, Ini E-Commerce...
Terkuak, Ini E-Commerce No.1 Pilihan Penjual dan Pembeli
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
5 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
6 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
10 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
11 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
12 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
12 jam yang lalu
Infografis
8 Mobil Terkencang 2025,...
8 Mobil Terkencang 2025, Tenaganya Tembus 2.107 HP!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved