Indonesia Bakal Punya Pesawat Glider Buatan Sendiri

Sabtu, 24 September 2016 - 15:01 WIB
Indonesia Bakal Punya...
Indonesia Bakal Punya Pesawat Glider Buatan Sendiri
A A A
SUBANG - Indonesia bakal memiliki pesawat glider produksi sendiri. Pesawat yang didesain putra-putri terbaik negeri ini memiliki kandungan lokal hingga 75%. Dalam pengembangannya pesawat tersebut dapat digunakan untuk kepentingan keamanan (pengintaian) dan kegiatan olahraga seperti terbang layang.

"Selama ini, cabor terbang layang kita banyak memakai pesawat glider buatan Eropa, seperti Jerman dan Swiss. Tapi ke depan, kita akan punya glider produksi dalam negeri hasil karya putra-putri bangsa,"ujar Ketua Prodi Aeronatika dan Astronotika Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB), Toto Indriyanto, Sabtu (24/9/2016).

Saat ini, jumlah pesawat glider yang digunakan untuk terbang layang di Indonesia sebanyak 40 unit dengan lima unit pesawat penarik, yang tersebar di 19 daerah.

Dia menyebut, di samping dapat menghemat biaya karena kandungan bahan lokalnya lebih banyak, produksi pesawat glider nasional juga bertujuan memajukan olahraga terbang layang, tanpa harus bergantung pada peralatan produksi luar negeri.

"Sehingga ditargetkan, pesawat glider produksi nasional ini bisa digunakan cabor terbang layang pada PON 2020 di Papua,"ucapnya.

Dia menuturkan, gagasan memproduksi pesawat glider nasional ini, bermula dari seorang mahasiswa yang membuat simulasi pesawat terbang layang, yang memanfaatkan kondisi termal sesuai dengan iklim Indonesia.

Simulasi tersebut, kemudian dijadikannya obyek riset S2 bersama dosennya, yang selanjutnya mendapat sambutan positif dari Kemenristek Dikti untuk dikembangkan.

"Nantinya, pesawat ini bisa dikembangkan menjadi pesawat surveilance, pengamatan atau pengintaian. Semacam pesawat mata-mata. Tapi ini masih jauh. Jangka pendeknya supaya bisa digunakan olahraga terbang layang pada PON mendatang,"paparnya.

Dosen Teknik Mesin dan Dirgantara ITB, Taufiq Mulyanto, menambahkan, dalam pengembangannya, pesawat glider nasional ini bakal didesain menjadi dua penumpang, agar bisa digunakan berdua.

"Dan tentu saja, sebagai pesawat buatan nasional, produksinya tidak hanya dikerjakan oleh putra-putri bangsa, tetapi kandungan bahannya lebih banyak menggunakan konten lokal, sekitar 75% berbahan dalam negeri. Sehingga, harganya bisa ditekan," pungkasnya.
(dmd)
Berita Terkait
Mengenal Turbulensi...
Mengenal Turbulensi di Pesawat, Bisakah Bikin Kecelakaan?
Turbulensi Pesawat:...
Turbulensi Pesawat: Mengapa Ancaman Langit Ini Semakin Sering Terjadi?
10 Pesawat Ini Nekat...
10 Pesawat Ini Nekat Terbang dengan Mesin Pemotong Rumput, Bikin Kiamat Hukum Fisika!
Duh! Kalau Pesawat Jatuh,...
Duh! Kalau Pesawat Jatuh, Duduk di Mana Biar Selamat? Ini Kata Peneliti!
5 Negara yang Telah...
5 Negara yang Telah Menggunakan Pesawat Tempur Rafale, Indonesia Menyusul?
Spesifikasi Pesawat...
Spesifikasi Pesawat Latih Tecnam P2006T yang Jatuh di BSD
Berita Terkini
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
2 jam yang lalu
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
9 jam yang lalu
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
1 hari yang lalu
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
1 hari yang lalu
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
1 hari yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved