Jack Ma Jadi Penasihat E-Commerce Presiden Jokowi

Kamis, 08 September 2016 - 14:46 WIB
Jack Ma Jadi Penasihat...
Jack Ma Jadi Penasihat E-Commerce Presiden Jokowi
A A A
JAKARTA - Kabar terbaru datang dari Founder Alibaba Group Jack Ma. Dia dikabarkan siap menjadi penasihat Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini menyusul konfirmasi Alibaba Group yang menyatakan, bahwa sang bos telah menerima tawaran sebagai penasihat ekonomi untuk bidang e-commerce pemerintah Indonesia.

Dilansir dari Ecommerceiq.Asia, Kamis (8/9/2016), tujuan dari perekrutan Ma adalah untuk membantu mengembangkan industri e-commerce di Indonesia, yang saat ini berkembang pesat khususnya di kawasan Asia Tenggara. Ma disebutkan akan menjadi bagian dari steering committee Indonesia yang terdiri dari 10 menteri.

"Pemikiran di balik ini adalah untuk membuat posisi Indonesia di pasar internasional lebih menonjol," ujar Menteri Komunikasi Informatika Rudiantara dalam sebuah video yang dirilis oleh Sekretariat Negara.

Spekulasi bahwa Ma akan menerima tawaran ini, melihat Alibaba sangat tertarik dengan pasar Asia Tenggara. Raksasa e-commerce yang membeli saham pengendali Lazada pada awal tahun ini dan Lazada Indonesia sudah memiliki tingkat integrasi Alipay sejak kesepakatan tersebut selesai.

Namun, tidak jelas apa peran Ma nanti terkait posisinya sebagai 'penasihat e-commerce' atau lainnya belum diungkap oleh Alibaba Group atau pemerintah Indonesia.

Mungkin ada potensi konflik kepentingan antara perannya sebagai penasihat dan pemilik Alibaba/Lazada, yang bersaing dengan pemain Indonesia, seperti seperti Djarum dan Lippo.

Ma harus mempertimbangkan beberapa faktor utama saat menerima posisi ini. Bagaimana membantu Indonesia bermain di China? Kemudian respons masyarakat di Indonesia terkait latar belakang kewarganegaraannya sebagai warga negara asing, serta misi bisnis China di Tanah Air.
(dmd)
Berita Terkait
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
Waspada, Social Commerce...
Waspada, Social Commerce Bakal Digerus AI Commerce
Ipsos 2025 Membedah:...
Ipsos 2025 Membedah: Bagaimana UMKM dan Brand Lokal Berjuang di Arena E-Commerce?
ABC Berdayakan Para...
ABC Berdayakan Para Ibu Melalui Social Commerce
Ganjar Pranowo Komentari...
Ganjar Pranowo Komentari Social Commerce TikTok Shop, Apa Bedanya dengan Ecommerce?
Terkuak, Ini E-Commerce...
Terkuak, Ini E-Commerce No.1 Pilihan Penjual dan Pembeli
Berita Terkini
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
5 jam yang lalu
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
5 jam yang lalu
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
10 jam yang lalu
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
13 jam yang lalu
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
2 hari yang lalu
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
3 hari yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved