Pertumbuhan Aplikasi Mobile Turut Dorong Ekonomi Digital

Senin, 22 Februari 2016 - 14:19 WIB
Pertumbuhan Aplikasi...
Pertumbuhan Aplikasi Mobile Turut Dorong Ekonomi Digital
A A A
JAKARTA - Seiring dengan perkembangan teknologi, aplikasi mobile tidak lagi hanya menjadi sekedar fitur kebutuhan atau hiburan. Saat ini, aplikasi mobile telah menjadi bagian menunjang kebutuhan hidup sehari-hari. Melihat kondisi ini, penting menjadikan pengalaman berbelanja melalui aplikasi mobile, sebagai pengalaman bertransaksi yang nyaman, aman dan mudah.

"Pertumbuhan dunia digital memiliki dampak positif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Hal tersebut juga tidak dapat lepas dari pertumbuhan yang luar biasa dari penggunaan konten aplikasi di Smartphone," ujar CEO Lazada Indonesia, Magnus Ekbom di Jakarta, Senin (22/2/2016).

Dia menjabarkan, tercatat sekitar 85% pengguna smartphone di Indonesia memiliki 10-15 aplikasi mobile. Berdasarkan survei yang dilakukan perusahaan, masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan mengunduh aplikasi baru setiap bulannya. Sebanyak 50% dari mereka, mengunduh 3 hingga 5 aplikasi yang merupakan aplikasi belanja online.

Sementara itu, perkembangan penggunaan aplikasi mobile di Indonesia didukung perkembangan teknologi yang semakin canggih. Faktor-faktor pendukung hal tersebut diantaranya terus munculnya tren-tren terbaru, pertumbuhan bisnis e-commerce, serta fasilitas pendukung keamanan bertransaksi.

"Diprediksi, pertumbuhan aplikasi mobile di 2016 dapat mencapai 45%. Hal tersebut dapat memberikan manfaat besar terhadap peningkatan performa industri e-commerce di Indonesia," ucap pengamat e-commerce asal Institut Teknologi Bandung (ITB), Kun Arief Cahyantoro.

Dia menambahkan, melalui aplikasi mobile, nantinya penyedia barang dan jasa akan memiliki kemampuan untuk mendeteksi segmentasi pasar yang lebih fokus yang diharapkan dapat meningkatkan jumlah transaksi jual beli.

Pada 2019 pertumbuhan e-commerce di Indonesia dan jumlah pengguna smartphone diprediksi akan mencapai 92 juta orang. Hal ini perlu diimbangi dengan peningkatan kuantitas dan kualitas pengembamg aplikasi mobile di Indonesia.
(dyt)
Berita Terkait
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
Waspada, Social Commerce...
Waspada, Social Commerce Bakal Digerus AI Commerce
Ipsos 2025 Membedah:...
Ipsos 2025 Membedah: Bagaimana UMKM dan Brand Lokal Berjuang di Arena E-Commerce?
ABC Berdayakan Para...
ABC Berdayakan Para Ibu Melalui Social Commerce
Ganjar Pranowo Komentari...
Ganjar Pranowo Komentari Social Commerce TikTok Shop, Apa Bedanya dengan Ecommerce?
Terkuak, Ini E-Commerce...
Terkuak, Ini E-Commerce No.1 Pilihan Penjual dan Pembeli
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
3 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
4 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
4 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
4 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
5 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
6 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved